Search-form

♦Welcome to My Blogspot. Hope you enjoyed reading my blog♦

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Thursday, March 31, 2011

Kata-kata Mutiara di Film "Spongebob Squarepants"


1.'pengetahuan tidak dapat menggantikan persahabatan. Aku (Patrick) lebih suka jadi idiot daripada kehilanganmu (Spongebob)'




*



2. spongebob: Apa yg biasanya kau lakukan saat aku pergi?

patrick : menunggumu kembali..



*



3. Saat sponge bob menjadi kaya dan melupakan patrick juga tmn2 spongebob yang kaya pergi dari spongebob, spongebob memohon kepada patrick, dan patrick berkata:



'kalau uang bisa membuatku melupakan sahabat terbaikku, maka aku lebih memilih untuk tidak punya uang sama sekali'



*



4. Saat patrick di fitnah mencuri jaring ubur2 nya spongebob,patrick berkata:



' Tak apa kawan.. aku mungkin hanya bintang laut yang jelek.. lebih baik aku pergi dari bikini bottom.. ini, ambil saja barang2ku.. tapi aku tak pernah mengambil jaring mu kawan..'



(Patrick dituduh nyolong jaring dan dia sabar aja)



*



5. Patrick berteriak : 'AKU JELEK DAN AKU BANGGA!!!'



*



6. Kalau kamu memberitahukan rahasia kepada seseorang, maka itu namanya bkn rahasia lagi.



*



7. pas spongebob mau masuk anggota jelly spotter.. terakhirnya patrick bilang:



'pemujaan yang berlebihan itu tidak sehat..'



*



8. waktu itu ortu Patrick mau datang jenguk anaknya. Tapi Patrick takut dikatain bodoh sama ortunya. Demi Patrick, SpongeBob bela2in akting jadi orang bego biar ortu Patrick ga ngatain anaknya bego. Trus Patrick bilang ke SpongeBob:
'TEMAN ADALAH KEKUATAN'


9. waktu patrick dianggap ada keturunan raja terus mulai ngambil barang2 milik orang lain, terus dia berkata:
'hidup itu memang tidak adil, jadi biasakanlah dirimu'...



*



10. waktu sponge bob mau les nyetir buat dapetin sim..

'seharusnya kau belajar berjalan dulu nak, baru lah kau bisa berlari..'


*


11. waktu episode yg si spongebob nyari spatula baru, terus dia dapet spatula yg emas (klo ga salah), tapi si spatula emasnya ga nurut sama si spongebob akhirnya dia balik pk spatula nya yg lama. trus si spongebob ngomong:

'Ternyata semua yg berkilau itu belum tentu emas'

Sejarah Adanya SPONGEBOB SQUAREPANTS


http://manikarum.com/wp-content/uploads/2009/12/spongebob-squarepants-and-the-gang.jpgSejarah SpongeBob Squarepants dapat dimulai pada tahun 1993 ketika Film Rocko's Modern Life disiarkan pertama. Salah satu produsen Stephen Hillenburg, sebuah kartun pekerja / ahli biologi laut yang mencintai kartun. Ketika Rocko's Modern Life dibatalkan pada tahun 1996, Ia mulai mengerjakan SpongeBob Squarepants (walaupun beberapa sketsa sudah dibuat pada tahun 1986). Ia bekerja sama dengan Derek Drymon direktur kreatif, yang telah bekerja di acara seperti Doug, Aksi Liga Sekarang!, Dan Hey Arnold!.

Drymon telah bekerja dengan Hillenburg di film Rocko's Modern Life, seperti yang dilakukan dalamm SpongeBob Squarepants , termasuk penulis Tim Hill dan suara aktor Tom Kenny dan Doug Lawrence. Crew lain dalam kartun Nickelodeon pada film sebelumnya adalah mantan editor cerita Berang-berang Marah Merriwether Williams, yang sudah bekerja sebelumnya di Nickelodeon dan beralih ke SpongeBob Squarepants pada bulan Juli 1999.

Produksi Spongebobs dilakukan Hillenburg dengan memberi konsep komik pendek dengan gaya yang sama pada filmnya terdahulu, tapi karakter yang tampak berbeda. SpongeBob Squarepants dulu bernama SpongeBoy, dan digunakan dengan memakai topi merah dengan dasar hijau dan celana dengan kemeja putih dengan dasi. Nama "SpongeBoy" tidak membuatnya menjadi film sejak nama itu sudah diresmikan dulu oleh Bob Beban, pencipta Flaming Carrot. Hillenburg kemudian memilih nama alternatif "SpongeBob." Nama asli pernah dirujuk dalam pertunjukan oleh Mr Krabs 'line, "SpongeBoy, aku Bob!." Krusty Krab yang awalnya dieja dengan huruf C, bukan K, tapi Stephen K's Hillenburg pikir itu lucu.


Naik ke popularitas (1999-2000)

Pada tanggal 1 Mei 1999, SpongeBob Squarepants episode pertama ditayangkan, "Help Wanted / Karang Blower / Teh di Treedome", setelah tahun 1999 Nickelodeon Kids 'Choice Awards. Pada saat ini, Rugrats berada di puncak popularitasnya dan telah diproduksi lebih banyak karena anggaran kartun yang kecil. SpongeBob Squarepants, dengan kelas umumnya lebih rendah animasi dan humor gaya lebih berakar pada permainan kata-kata pintar dan budaya-referensi tidak seperti toilet humor yang membuat Rugrats begitu populer, diharapkan menjadi hanya salah satu dari orang-orang lain menunjukkan. Setelah awal perjuangan, dengan peringkat melambung, dan setahun setelah rilis, itu melampaui Nickelodeon Rugrats sebagai nilai tertinggi menunjukkan. SpongeBob's signature suara (yang disediakan oleh Tom Kenny) dan gaya humor menyenangkan untuk kedua lebih muda dan lebih tua khalayak.


Puncak tahun (2000-2003)

Acara dimulai musim kedua pada tahun 2000 dengan kualitas yang lebih tinggi animasi dan bahkan lebih populer episode. Pada saat itu sudah jelas kepada dunia bahwa SpongeBob Squarepants telah membuka pintu ke banyak kartun lain untuk menggunakan lebih "dewasa" rasa humor dan berasal dari perusahaan-perusahaan kecil. Pada tahun 2001, The Fairly OddParents disiarkan dari lalu-perusahaan Frederator kecil. Ini berfokus pada rasa humor yang mirip dengan SpongeBob's, hanya lebih realistis, agak gila (dan lebih sugestif untuk "dewasa" topik), dan dengan lebih banyak referensi budaya pop; acara ini berhasil menjadi hit dan saat ini juga barisan belakang SpongeBob Squarepants sebagai Nick menunjukkan kedua yang paling populer.

Pada tahun yang sama, Invader zim ditayangkan, yang dibuat oleh penulis buku komik Jhonen Vasquez; itu gelap tapi selera humor konyol (mirip dengan komik lainnya Vasquez buku-buku) yang berhasil menarik berikut ini sangat setia kultus yang terdiri lebih dari remaja dan orang dewasa daripada muda anak-anak (meskipun juga berisi jumlah moderat praremaja). SpongeBob Squarepants, bagaimanapun, adalah pemimpin dari semua ini dan telah menunjukkan saat ini memulai sekarang terkenal baris barang dagangan.

2002 juga melihat sisi terang, sebagai bagian pertama tahun itu melihat SpongeBob Squarepants pada puncaknya. Awal musim ketiga episode menghasilkan banyak klasik dan memusatkan perhatian pada gaya yang sama dan konsep animasi. Tahun lain juga melihat anggaran yang rendah menunjukkan dengan popularitas (The Adventures of Jimmy Neutron: Boy Genius), tapi hal berubah di akhir tahun. Karena desas-desus dari sebuah film, ada spekulasi tinggi bahwa acara akan dibatalkan dan bahwa fitur akan 2003/2004 musim terakhir episode baru.

Fans yang hancur dan petisi online didistribusikan secara luas untuk meyakinkan Nickelodeon untuk menghasilkan lebih banyak episode dengan menunjukkan dukungan kipas terus. SpongeBob Squarepants Meets The Pencekik / Pranks A Lot "adalah episode terakhir musim ini, dan disiarkan pada bulan Oktober 2004. Setelah itu, film ini dirilis pada bulan November tahun itu.

Monday, March 21, 2011

Sang Pemimpi


Sang Pemimpi adalah novel kedua dalam tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada Juli 2006. Dalam novel ini Andrea mengeksplorasi hubungan persahabatan dan persaudaraan antara Ikal dan Arai.


Sinopsis: Dalam Sang Pemimpi, Andrea bercerita di jambi tentang kehidupan ketika masa-masa SMA. Tiga tokoh utamanya adalah Ikal, Arai dan Jimbron. Ikal- alter egonya Andrea Hirata, sedangkan Arai adalah saudara jauh yang yatim piatu yang disebut simpai keramat karena anggota keluarga terakhir yang masih hidup dan akhirnya menjadi saudara angkat dan Jimbron adalah seorang yatim piatu yang terobsesi dengan kuda dan gagap bila sedang antusias terhadap sesuatu atau ketika gugup.
Ketiganya dalam kisah persahabatan yang terjalin dari kecil sampai mereka bersekolah di SMA Negeri Manggar, SMA pertama yang berdiri di Belitung bagian timur. Bersekolah di pagi hari dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan ikan pada dini hari, dari ketagihan mereka menonton film panas di bioskop dan akhirnya ketahuan guru mengaji mereka , kisah cinta Arai dan Jimbron, perpisahan Jimbron dengan ikal dan Arai yang akan meneruskan kuliah di Jakarta yang akhirnya membuat mereka berdua terpisah tetapi tetap akan bertemu di Perancis. Hidup mandiri terpisah dari orang tua dengan latar belakang kondisi ekonomi yang sangat terbatas namun punya cita-cita besar , sebuah cita-cita yang bila dilihat dari latar belakang kehidupan mereka, hanyalah sebuah mimpi.

Tokoh-tokoh (Tokoh Utama) :

  1. Ikal adalah anak kampung yang miskin, sahabat Arai sekaligus saudara jauh Arai. Ia adalah sprinter di SMAnya, ia menampilkan kebolehannya ketika ia dikejar oleh Pak Mustar dkk.
  2. Arai adalah tokoh sentral dalam buku ini. Menjadi saudara angkat Ikal ketika kelas 3 SD saat ayahnya (satu-satunya anggota keluarga yang tersisa) meninggal dunia. Seseorang yang mampu melihat keindahan di balik sesuatu, sangat optimis dan selalu melihat suatu peristiwa dari kaca mata yang positif. Arai adalah sosok yang begitu spontan dan jenaka, seolah tak ada sesuatupun di dunia ini yang akan membuatnya sedih dan patah semangat.
  3. Jimbron, anak yatim piatu yang diasuh oleh seorang pastur Katolik bernama Geovanny.Laki-laki berwajah bayi dan bertubuh subur ini sangat polos. Segala hal tentang kuda adalah obsesinya, dan gagapnya berhubungan dengan sebuah peristiwa tragis yang memilukan yang dia alami ketika masih SD , dulu ayahnya sekarat di depan matanya maka ia membawa ayahnya dengan sepeda yang lajunya lama sampai di puskesmas ayahnya meninggal di depan matanya dan waktu ditanyai orang-orang di sudah terlanjur gagap karena terlalu banyak menangis sampai tersendat-sendat ia selalu berfikir jika saja waktu itu dia menaiki kuda pasti ayahnya tertolong. Jimbron adalah penyeimbang di antara Arai dan Ikal, kepolosan dan ketulusannya adalah sumber simpati dan kasih sayang dalam diri keduanya untuk menjaga dan melindunginya.
Tokoh Lain:
  1. Pendeta Geovanny, ia adalah seorang Katolik yang mengasuh Jimbron selepas kepergian kedua orangtua Jimbron. Meskipun berbeda agama dengan Jimbron, beliau tidak memaksakan Jimbron untuk turut menjadi umat Katolik. Bahkan beliau tidak pernah terlambat mengantar Jimbron pergi ke masjid untuk mengaji. Meski disebut Pendeta, Geovanny yang berdarah Italia ini adalah seorang Pastor.
  2. Pak Mustar M. Djai'din. BA. adalah salah satu pendiri SMA Negeri Manggar. Ia adalah wakil kepala sekolah SMA Negeri Manggar, seorang yang baik dan cukup sabar namun berubah menjadi tangan besi ketika anaknya sendiri justru tidak diterima masuk ke SMA tersebut karena NEMnya kurang 0,25 dari batas minimal. Terkenal dengan aturan-aturannya yang disiplin dan hukuman yang sangat berat. Namun sebenarnya beliau adalah pribadi yang sangat baik dan patut dicontoh.
  3. Pak Drs. Julian Ichsan Balia; Kepala Sekolah SMA Negeri Manggar. Laki-laki muda, tampan, lulusan IKIP Bandung yang masih memegang teguh idealisme. Ia mengajar di bidang seni.
  4. Nurmala; Zakiah Nurmala binti Berahim Mantarum,gadis pujaan Arai sejak pertama kali Arai melihatnya. Nurmala adalah gadis yang pandai, selalu menyandang ranking 1. Ia juga penggemar Ray Charles dengan lagunya "I Can't Stop Loving You" dan Nat King Cole dengan lagunya When I Fall in Love.
  5. Laksmi; gadis pujaan Jimbron. Telah kehilangan kedua orangtuanya dan tinggal serta bekerja di sebuah pabrik cincau. Semenjak kepergian orangtuanya ia tidak pernah lagi tersenyum, walaupun senyumnya amat manis. Ia baru dapat tersenyum ketika Jimbron datang mengendarai sebuah kuda putih milik Capo.
  6. Capo Lam Nyet Pho; Seorang yang memungkinkan berbagai hal sebagai objek untuk bisnisnya. Bahkan ketika PN Timah terancam kolaps, ia melakukan ide untuk membuka peternakan kuda meskipun kuda adalah hewan yang asing bagi komunitas Melayu.
  7. Taikong Hamim; Guru mengaji di masjid di kampung Gantung. Dikenal sebagai sosok nonkonfromis dan sering memberlakukan hukuman fisik kepada anak-anak yang melakukan kesalahan.
  8. Bang Zaitun; Seniman musik pemimpin sebuah kelompok Orkes Melayu. Dikenal sebagai orang yang pernah mempunyai banyak pacar dan hampir memiliki 5 istri. Sebenarnya kunci keberhasilannya dalam percintaan adalah sebuah gitar. Ia pun mengajarkan hal tersebut pada Arai yang sedang mabuk cinta dengan Nurmala.
  9. A Kiun; Gadis Hokian penjaga loket bioskop.
  10. Nurmi; Berbakat memainkan biola, mewarisi biola dan bakat dari kakeknya yang ketua kelompok gambus di Gantung. Nurmi adalah tetangga Arai dan Ikal, seumuran, dan dia adalah gadis yang sangat mencintai biola.
  11. Pak Cik Basman; Seorang tukang sobek karcis di sebuah bioskop di Belitong.
  12. A Siong; Pemilik toko kelontong tempat Ikal dan Arai berselisih tentang penggunaaan uang tabungan
  13. Deborah Wong; Istri A Siong dan ibu dari Mei Mei. Perempuan asal Hongkong yang tambun dan berkulit putih.
  14. Mei Mei; Gadis kecil anak Deborah Wong.
Film Sang Pemimpi: Naskah Sang Pemimpi, menurut rencana akan diadaptasi juga menjadi film Sang Pemimpi yang juga diproduksi oleh tim yang sama yang membuat film Laskar Pelangi yaitu Miles Films dan Mizan Production dan direncanakan rilis tahun 2009.
Untuk mencari pemeran tokoh-tokoh Sang Pemimpi, menurut rencana Mira Lesmana akan melakukan kasting di Belitung, Jakarta dan Bandung.

Laskar Pelangi


  Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada tahun 2005. Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka adalah:

   1. Ikal aka Andre Hirata
   2. Lintang; Lintang Samudra Basara bin Syahbani Maulana Basara
   3. Sahara; N.A. Sahara Aulia Fadillah binti K.A. Muslim Ramdhani Fadillah
   4. Mahar; Mahar Ahlan bin Jumadi Ahlan bin Zubair bin Awam
   5. A Kiong (Chau Chin Kiong); Muhammad Jundullah Gufron Nur Zaman
   6. Syahdan; Syahdan Noor Aziz bin Syahari Noor Aziz
   7. Kucai; Mukharam Kucai Khairani
   8. Borek aka Samson
   9. Trapani; Trapani Ihsan Jamari bin Zainuddin Ilham Jamari
  10. Harun; Harun Ardhli Ramadan bin Syamsul Hazana Ramadan

Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi. Pada bagian-bagian akhir cerita, anggota Laskar Pelangi bertambah satu anak perempuan yang bernama Flo, seorang murid pindahan. Keterbatasan yang ada bukan membuat mereka putus asa, tetapi malah membuat mereka terpacu untuk dapat melakukan sesuatu yang lebih baik.

Laskar Pelangi merupakan buku pertama dari Tetralogi Laskar Pelangi. Buku berikutnya adalah Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov. Buku ini tercatat sebagai buku sastra Indonesia terlaris sepanjang sejarah.


Synopsis: Cerita terjadi di desa Gantung, Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jikalau tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.

Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada okultisme yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini.


Tokoh-tokoh (Anggota Laskar Pelangi) :
  • Ikal : Tokoh 'aku' dalam cerita ini. Ikal yang selalu menjadi peringkat kedua memiliki teman sebangku bernama Lintang, yang merupakan anak terpintar dalam Laskar Pelangi. Ia berminat pada sastra, terlihat dari kesehariannya yang senang menulis puisi. Ia menyukai A Ling, sepupu dari A Kiong, yang ditemuinya pertama kali di sebuah toko kelontong bernama Toko Sinar Harapan. Pada akhirnya hubungan mereka berdua terpaksa berakhir oleh jarak akibat kepergian A Ling ke Jakarta untuk menemani bibinya.
  • Lintang : Teman sebangku Ikal yang luar biasa jenius. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada di sekolah. Ia selalu aktif didalam kelas dan memiliki cita-cita sebagai ahli matematika. Sekalipun ia luar biasa pintar, pria kecil berambut merah ikal ini pernah salah membawa peralatan sekolahnya. Cita-citanya terpaksa ditinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal.
  • Sahara : Satu-satunya gadis dalam anggota Laskar Pelangi. Sahara adalah gadis keras kepala berpendirian kuat yang sangat patuh kepada agama. Ia adalah gadis yang ramah dan pandai, ia baik kepada siapa saja kecuali pada A Kiong yang semenjak mereka masuk sekolah sudah ia basahi dengan air dalam termosnya.
  • Mahar : Pria tampan bertubuh kurus ini memiliki bakat dan minat besar pada seni. Pertama kali diketahui ketika tanpa sengaja Bu Muslimah menunjuknya untuk bernyanyi di depan kelas saat pelajaran seni suara. Pria yang menyenangi okultisme ini sering dipojokkan teman-temannya. Ketika dewasa, Mahar sempat menganggur menunggu nasib menyapanya karena tak bisa ke manapun lantaran ibunya yang sakit-sakitan. Akan tetapi, nasib baik menyapanya dan ia diajak petinggi untuk membuat dokumentasi permainan anak tradisional setelah membaca artikel yang ia tulis di sebuah majalah, dan akhirnya ia berhasil meluncurkan sebuah novel tentang persahabatan.
  • A Kiong : Anak Hokian. Keturunan Tionghoa ini adalah pengikut sejati Mahar sejak kelas satu. Baginya Mahar adalah suhunya yang agung. Kendatipun pria kecil ini berwajah buruk rupa, ia memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan baik hati, serta suka menolong pada siapapun kecuali Sahara. Namun, meski mereka selalu bertengkar, ternyata mereka berdua saling mencintai satu sama lain.
  • Syahdan : Anak nelayan yang ceria ini tak pernah menonjol. Kalau ada apa-apa dia pasti yang paling tidak diperhatikan. Misalnya ketika bermain sandiwara, Syahdan hanya kedapatan jadi tukang kipas putri dan itupun masih banyak kesalahannya. Syahdan adalah saksi cinta pertama Ikal, ia dan Ikal bertugas membeli kapur di Toko Sinar Harapan semenjak Ikal jatuh cinta pada A Ling. Syahdan ternyata memiliki cita-cita yang tidak pernah terbayang oleh Laskar Pelangi lainnya yaitu menjadi aktor. Dengan bekerja keras pada akhirnya dia menjadi aktor sungguhan meski hanya mendapatkan peran kecil seperti tuyul atau jin... Setelah bosan, ia pergi dan kursus komputer. Setelah itu ia berhasil menjadi network designer.
  • Kucai : Ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Ia menderita rabun jauh karena kurang gizi dan penglihatannya melenceng 20 derajat, sehingga jika ia menatap marah ke arah Borek, maka akan terlihat ia sedang memperhatikan Trapani. Laki-laki ini sejak kecil terlihat bisa menjadi politikus dan akhirnya diwujudkan ketika ia dewasa menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong.
  • Borek : Pria besar maniak otot. Borek selalu menjaga citranya sebagai laki-laki macho. Ketika dewasa ia menjadi kuli di toko milik A Kiong dan Sahara.
  • Trapani : Pria tampan yang pandai dan baik hati ini sangat mencintai ibunya. Apapun yang ia lakukan harus selalu didampingi ibunya, seperti misalnya ketika mereka akan tampil sebagai band yang dikomando oleh Mahar, ia tidak mau tampil jika tak ditonton ibunya. Cowok yang bercita-cita menjadi guru ini akhirnya berakhir di rumah sakit jiwa karena ketergantungannya terhadap ibunya.
  • Harun : Pria yang memiliki keterbelakangan mental ini memulai sekolah dasar ketika ia berumur 15 tahun. Laki-laki jenaka ini senantiasa bercerita tentang kucingnya yang berbelang tiga dan melahirkan tiga anak yang masing-masing berbelang tiga pada tanggal tiga kepada Sahara dan senang sekali menanyakan kapan libur lebaran pada Bu Muslimah. Ia menyetor 3 buah botol kecap ketika disuruh mengumpulkan karya seni kelas enam.
Tokoh-tokoh Lain:
  • Bu Muslimah : Bernama lengkap N.A. Muslimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid. Dia adalah Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi. Wanita lembut ini adalah pengajar pertama Laskar Pelangi dan merupakan guru yang paling berharga bagi mereka.
  • Pak Harfan : Nama lengkap K.A. Harfan Efendy Noor bin K.A. Fadillah Zein Noor. Kepala sekolah dari sekolah Muhammadiyah. Ia adalah orang yang sangat baik hati dan penyabar meski murid-murid awalnya takut melihatnya.
  • Flo : Bernama asli adalah Floriana, seorang anak tomboi yang berasal dari keluarga kaya. Dia merupakan murid pindahan dari sekolah PN yang kaya dan sekaligus tokoh terakhir yang muncul sebagai bagian dari laskar pelangi. Awal pertama kali masuk sekolah, ia sempat membuat kekacauan dengan mengambil alih tempat duduk Trapani sehingga Trapani yang malang terpaksa tergusur. Ia melakukannya dengan alasan ingin duduk di sebelah Mahar dan tak mau didebat.
  • A Ling : Cinta pertama Ikal yang merupakan saudara sepupu A Kiong. A Ling yang cantik dan tegas ini terpaksa berpisah dengan Ikal karena harus menemani bibinya yang tinggal sendiri.
Film adaptasi: Naskah Laskar Pelangi diadaptasi menjadi sebuah film tahun 2008 yang berjudul sama. Film Laskar Pelangi diproduksi oleh Miles Films dan Mizan Production, dan digarap oleh sutradara Riri Riza. Skenario adaptasi ditulis oleh Salman Aristo dibantu oleh Riri Riza dan Mira Lesmana. Menurut Andrea Hirata, dengan diadaptasi menjadi sebuah film, pesan-pesan yang terkandung di bukunya diharapkan dapat lebih menyebar ke khalayak lebih luas.
Film ini penuh dengan nuansa lokal Pulau Belitong, dari penggunaan dialek Belitung sampai aktor-aktor yang menjadi anggota Laskar Pelangi juga adalah anak-anak asli Belitung. Lokasi syuting juga di Pulau Belitung dan biaya produksinya mencapai Rp 8 Miliar.

The Twilight Saga: Eclipse

Demam Eclipse lagi melanda dunia khususnya Indonesia. Eclipse  adalah film Vampire yang bayak diserbu penonton Indonesia saat ini. “The Twilight Saga: Eclipse” melebihi pendahulunya, “New Moon”, sebagai pemegang rekor box office tengah malam.“Eclipse“, film ketiga dalam waralaba “Twilight”, meraih 30 juta dolar AS dalam tayangan tengah malam, demikian menurut Box Office Mojo. Rekor sebelumnya diraih oleh “New Moon” dengan total nilai 26,3 juta dolar AS, November tahun lalu.Pendapatan sebesar 30 juta dolar AS yang diraih Rabu pagi (30/6) itu termasuk lebih dari 1 juta dolar AS dalam penayangan IMAX, melebihi “Transformers: Revenge of the Fallen” –yang meraih 959,000 dolar AS. 

Tampaknya babak ketiga “Twilight Saga: Eclipse” lebih baik daripada dua film sebelumnya, sedangkan yang tidak bagusnya tidak terlalu banyak. Dari sudut padang kritik, itu nyaris tidak berarti apa-apa, karena dua episode pertama — “Twilight” 2008 dan “New Moon” 2009– mengantungi lebih dari 1 miliar dolar di seluruh dunia, meski biasanya memperoleh kajian buruk. Dalam hal nilai produksinya, tak ada keraguan bahwa “Eclipse” dibuat secara jempolan dan menampilkan efek khusus yang lebih baik dibandingkan dengan dua film pendahulunya.

Resensi Film
‘The Twilight Saga: Eclipse’  mulai diputar di bioskop pada Rabu (30/6/2010) . Pasti penggemarnya sudah tidak sabar untuk menyaksikannya kan? Pada Februari 2009 lalu, Summit Entertainment sempat merilis intisari plot ‘Eclipse’. Di film ini, Bella Swan berada dalam bahaya lagi setelah sekelompok vampire memburunya. Di tengah bahaya, kisah cinta segitiga antara Bella, Edward dan Jacob juga semakin berkembang. Namun pada akhirnya, Bella harus memilih sang kekasih atau sang sahabat. Berhubung novelnya sudah dirilis lebih awal, pasti Anda bisa menebar akhir ceritanya. Setelah plot, kini beralih ke para pemainnya. Roberts Pattinson, Kristen Stewart dan Taylor Lautner sudah pasti menghidupkan lagi karakter mereka. Beberapa aktor-aktris film sebelumnya juga bakal hadir lagi.

Di antaranya, Ashley Greene, Peter Facinelli, Elizabeth Reaser dan Nikki Reed. Aktris Dakota Fanning yang saat ini karirnya tengah bersinar akan ikut meramaikan ‘Eclipse’. Dakota berperan sebagai Jane, salah anggota keluarga Volturi. Sementara, aktris Bryce Dallas Howard menggantikan Rachelle Lefevre untuk berperan sebagai Victoria, musuh bebuyutan Edward dan Bella. Seperti biasa, Summit selalu menggunakan sutradara yang berbeda di tiap film ‘Twilight’. Untuk ‘Eclipse’, Summit pun mendapuk David Slade. Sebelumnya, David sukses lewat film ’30 Days of Night.



Dunia akan hancur dalam api. Tidak, dunia akan hancur dalam es. Tapi, Bella lebih mempercayai bahwa dunia akan hancur dalam keserakahan. Bella yang rapuh, pahlawan para abege generasi muda saat ini. Bella yang bikin iri cewek-cewek remaja sedunia karena diperebutkan oleh dua cowok ganteng yang tak biasa; yang satu vampir, satunya manusia-serigala. Adakah fantasi jatuh cinta yang lebih dahsyat dari itu?

Twilight” kembali! Bella Swan (Kristen Stewart) terombang-ambing antara Edward Cullen dan Jacob Black (Taylor Lautner); yang satu pasangannya, satu lagi temannya. Sementara itu vampir perempuan Victoria (Bryce Dallas Howard), yang ingin balas dendam, menciptakan pasukan vampir yang baru lahir di Seattle untuk membunuh Bella sebelum liburan musim panas, dan menggilas keluarga Cullen.

Dengan sutradara baru (David Slade) dan energi baru, keseimbangan roman dan aksi yang menghancurkan tulang akan memuaskan penggemar film tersebut.Sementara itu Bella mengeluh bahwa Edward tak mau melakukan hubungan sebelum mereka resmi berumah tangga.

Di film ketiga Twilight Saga ini, cinta segitiga antara Bella-Edward-Jacob menemukan momen-momen krusialnya. Hampir sepanjang film isinya adalah dialog antara Bella dan Edward, Bella dan Jacob, atau pun Edward dan Jacob, dan tidak terhindarkan ketiganya terlibat dalam satu ketegangan. Ketika Bella sedang bersama Edward, mereka membicarakan Jacob. Ketika Bella sedang bersama Jacob, mereka membicarakan Edward.


Edward tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Bella ketika sedang bersama Jacob karena baginya si manusia serigala itu bukanlah “makluk” yang stabil secara emosional. Sebaliknya, Jacob juga selalu khawatir kalau-kalau Edward sang drakula tiba-tiba mengubah Bella menjadi vampir pula. Dalam berbagai kesempatan berdua, Jacob terus saja mem-”flirting” Bella agar memilih dirinya ketimbang Edward. Jacob meyakinkan bahwa dirinya lebih baik ketimbang Edward.

Tapi, dari film sebelumnya, kita sudah tahu, Bella telah menentukan pilihannya pada Edward. Film ketiga ini dibuka dengan dialog Edward dan Bella di tengah padang yang sejauh mata memandang dipenuhi bunga-bunga warna ungu. Mereka membicarakan berbagai kemungkinan untuk bersama. “Pernikahan hanyalah selembar kertas,” kata Bella. “Di tempatku, itu hanya kalimat lain dari aku cinta padamu,” sahut Edward.

Dengan pembukaan seromantis itu, abege mana yang tidak jejeritan di tempat duduknya. Tapi, tunggu sampai Jacob muncul bertelanjang dada, selalu telanjang dada dan membuat cewek-cewek histeris. Di tengah perserteruan antara Edward dan Jacob, konflik dimunculkan dari kelanjutan konflik-konflik yang telah dibangun di dua film sebelumnya. Vampir Victroria bangkit menyusun kekuatan, menciptakan vampir-vampir baru untuk membunuh Bella. 





Victoria dendam kepada Edward yang telah membunuh kekasihnya, James. Terancamnya keselamatan Bella membuat Edward dan Jacob bersatu. Semua demi Bella. Tapi persaingan memperebutkan cinta tidak bisa diredam begitu saja. Di sela persiapan mengantisipasi serangan pasukan Victoria, debat-debat dan pertengkaran memperebutkan Bella terus berlanjut. Apakah tadi saya sudah bilang bahwa nyaris sepanjang film ini isinya hanyalah dua cowok memperebutkan satu cewek?

“Eclipse” digarap oleh sutradara baru yang berbeda dari dua film pendahulunya, yakni David Slave (“30 Days of Night”) yang mencoba intens menggali drama percintaan segitiga antara Bella-Edward-Jacob, dengan hanya satu adegan pertempuran yang cukup membuat kita menahan nafas. Tapi, ya, hanya satu dan itu pun sebentar, dan kita harus menunggunya sampai bagian nyaris akhir.

Pada film ketiga ini, kita juga disuguhi kilas-balik sejarah beberapa vampir, bagaimana mereka awalnya bergabung dengan klan Cullen. Gambar-gambar gelap, panorama hutan dan pegunungan salju, pembunuhan dan ciuman yang tidak putus-putus mewarnai film ini. Kristen Steward dan Robert Pattinson tampil seperti biasanya, sebagai remaja-remaja labil yang romantis dan berbicara tentang rencana pernikahan mereka.

Menyenangkan sekali bahwa pada film ketiga ini, ‘Twilight Saga’ makin menampakkan diri sebagai teks terselubung (atau, kita bisa menyebutnya sebagai “metafora”?) dari sebuah tema besar dan abadi tentang, katakanlah cinta terlarang, atau pertanyaan semacam, “mengapa sih harus jadi normal–apa sebenarnya normal itu?”

Kaum dewasa sudah pasti akan tetap mencela film ini, sambil semakin membenci Robert Pattinson. Namun, menurut saya, film ini cukup berharga untuk ditonton para remaja. Di film mana lagi coba di zaman ini kau masih bisa menjumpai tokoh perempuan yang hingga usia wisudanya masih “mempertahankan keperawanan”? Dan, di mana lagi ada tokoh pria, vampir pula, berkata, “Aku tidak ingin melakukan itu sebelum kita menikah.”

Edward, vampir berusia 100 tahun lebih itu, sadar bahwa meminta kekasihnya untuk “berhentilah membuka bajuku” pastilah sikap yang kuno di zaman sekarang. Tapi, Bella berkata, “Tidak, itu modern”. Mungkin saja ilm ini terasa agak datar, namun saya justru lebih bisa menikmatinya ketimbang dua film “Twilight” sebelumnya.

Setidaknya, film ini cukup kaya dengan sisipan berbagai “subteks” yang mendiskusikan kembali berbagai aspek kehidupan. Yakni, tentang bagaimana menentukan pilihan-pilihan, dan bagaimana untuk tidak takut salah. Hidup tidaklah abadi. Mari melakukan kesalahan! Berbagai komentar datang dari banyak kalangan, salah satunya pengarang serial Twilight, Stephanie Meyers yang mengaku sangat senang dengan episode ketiga filmnya eclipse. 



Demam Twilight terus bergulir menjelang rilis 30 Juni nanti. Berbagai komentar datang dari banyak kalangan, salah satunya pengarang serial Twilight, Stephanie Meyers yang mengaku sangat senang dengan episode ketiga filmnya ECLIPSE. Setelah seri sebelumnya twilight dan new moon berhasil meraih sukses. Seluruh isi seri Twilight itu masih menceritakan melalui sudut pandang Bella Swan dengan pengecualian epilognya ECLIPSE.

Balas dendam victoria hingga membentuk pasukan Vampir baru untuk membunuh keluarga Cullen dan Bella. Meyer, yang karyanya sudah dialih-bahasakan ke dalam 39 bahasa ini tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya saat menghadiri penayangan perdana film ketiga ini. “Sungguh sangat baik dan sangat menyenangkan untuk ditonton. Salah satu cara saya menilai film baik adalah saya lupa menjadi kritikus, karena saya hanya bersenang-senang dengan film ini. Saya benar-benar senang menontonnya,” ujar Meyer kepada MTV News.

Meyer juga berbicara tentang keputusan sutradara untuk mengambil ulang adegan tenda yang terkenal itu. “Itu sangat sederhana, hanya sebuah isu belaka. Ketika Bella dan Jacob berguling ke dalam kantung tidur bersama, dia tidak meletakkan lengan untuk memeluknya, dia justru seperti agak menjauhinya. Dan pada saat itu saya berkata, tahan!!…Jadi kita kembali dan mengulang adegan itu. Saya sangat senang dengan adegan tersebut,” tambah perempuan yang masuk dalam daftar 100 Most Influential People versi majalah TIME tahun 2008 ini.
Niki Reed, 22 tahun, mengatakan dia kini sangat sehat setelah berhenti merokok. Aktris yang tampil sebagai Rosalie, vampire cantik di film Twilight, New Moon dan Eclipse ini, bahkan jadi kecanduan olahraga sebagai gantinya. “Saya berhenti merokok sekitar setahun lalu – tepatnya tanggal 5 Juli ini pas setahun saya berhenti,” katanya. “Sangat menyenangkan, bagiku pribadi khususnya, jadi aku bisa berolahraga apapun uang aku mau.”

Nikki banyak memilih olahraga air dalam kesehariannya. “Banyak olahraga air. Ski air, surfing, berenang. Tapi aku tak suka ski salju, aneh dan tak masuk akan kan?” kata gadis yang merasa terintimidasi oleh perannya di film Eclipse karena porsinya yang lebih besar dari filmfilm sebelumnya.
Robert Pattinson Memang  Keturunan Vampire

Robert Pattinson bukan hanya main sebagai vampir di layar lebar, tetapi malah memiliki kaitan dengan satu vampir dalam kehidupan nyata! Ahli gen di Ancestry.co.uk, baru-baru ini mengungkapkan bahwa R-Patz –panggilan Robert Pattinson– memiliki hubungan dengan “Vlad the Impaler“, inspirasi asli bagi Dracula. Tetapi Robert berkelakar dengan Shaun Robinson dari Access Hollywood pada Kamis malam (24/6), saat penayangan perdana “Twilight Saga; Eclipse” di Los Angeles, bahwa “nama tengahnya adalah Vlad”.

Tetapi dia bukan satu-satunya bintang di serial film tersebut yang memiliki kaitan supranatural. Tetua “Twilight” Peter Facinelli juga mengaku memiliki kekerabatan dengan seorang vampir lain yang terkenal. “Mereka juga melakukan studi bahwa aku memiliki hubungan –memang, belum diketahui, sih, tapi itu bakal muncul, kok!– dengan ‘The Count form Sesame Street’,” kata Peter kepada Shaun saat penayangan perdana “Eclipse“. Peter tak memperlihatkan kesamaan dengan kerabat wayang ungunya, begitu juga dengan Kellan Lutz –bintang lain “Eclipse” yang mengaku ia juga punya nenek moyang mitologi. Sementara itu Calvin Klein mengaku “aku juga keturunan Frankenstein, tapi apakah itu bagus. Aku tidak tahu” .

Sekuel Twilight, ‘Eclipse’ diputar perdana Rabu (30/6/2010) ini di Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia. Di hari pertama pemutaran, ‘Eclipse’ langsung diserbu penonton. Rata-rata penonton datang ke bioskop mulai pukul 10.00 WIB. Mereka mengejar pertunjukkan pertama yaitu pada pukul 11.45 WIB dan 12.45 WIB. Mereka yang menyerbu pemutaran perdana Eclipse di EX bukan hanya para perempuan. Ada juga sejumlah pria yang tampak di sana. Salah satunya, Yudhi, pria 34 tahun yang bekerja sebagai wiraswastawan. A

ntrean rupanya bukan hanya terjadi di Studio XXI Plaza EX. Hampir di semua bioskop di Jakarta, Eclipse diserbu penonton. Bioskop di Pejaten Village, Jakarta Selatan misalnya, tampak didatangi ratusan penggemar Edward Cullen dan Bella Swan. Menurut petugas keamanan mall tersebut, ratusan oran itu sudah datang sejak sebelum pintu bioskop dibuka pada pukul 11.00 WIB. Saat ini tiket pertunjukkan Eclipse di Pejaten Village XXI untuk pertunjukkan pertama pada pukul 12.00 WIB sudah ludes. Sedangkan tiket untuk pertunjukkan berikutnya sudah separuh habis.

Fakta Dibalik Pembuatan Film Eclipse:

‘The Twilight Saga: Eclipse’, salah satu film yang paling dinanti kehadirannya tahun ini mulai diputar di bioskop Rabu (30/6/2010). Ini dia, beberapa fakta di balik penggarapan ‘Eclipse’.
  1. Berperan lagi sebagai Bella Swan, aktris Kristen Stewart harus memakai wig. Hal itu dilakukan karena Kristen memotong pendek rambutnya saat tampil di ‘Runaways’.
  2.  Aktor muda Xavier Samuel tampil sebagai Riley, vampire baru yang memburu Bella Swan. Sebelumnya, David Slade sang sutradara sempat melirik Tom Felton (pemeran Draco Malfoy di Harry Potter) dan Channing Tatum (G.I.Joe) untuk memerankan karakter tersebut.
  3. Sebelum David Slade, sempat berhembus kabar aktris Drew Barrymore akan mengisi posisi sebagai sutradara ‘Eclipse’.
  4. Model  Miranda Kerr dan Vanessa Hudgens sempat diunggulkan untuk menjadi Leah Clearwater, salah satu anggota kelompok werewolf. Namun akhirnya, pilihannya jatuh ke bintang ‘Jonah Hex’, Julia Jones.
  5. Eclipse’ berhasil memecahkan rekor pemesanan tiket di Amerika Serikat.
  6. Sebelumnya, David Slade pernah bilang dirinya tidak akan menggarap film-film ‘Twilight’. Namun David sepertinya harus menjilat ludahnya sendiri. David yang sukses dengan film ’30 Days of Night ‘ pun berdalih saat itu ia hanya bercanda.
  7. Aktris Kristen Stewart memiliki mata berwarna hijau. Untuk mencocokan karakter Bella, ia juga harus mengenakan lensa kontak berwarna cokelat.

The Twilight Saga: New Moon (2009)

Sutradara: Chris Weitz
Jika seseorang bukan pemuja Twilight Saga dan ketampanan vampir berkulit putih pucat Edward Cullen (Robert Pattinson), maka orang itu pasti di kubu yang sentimen karena hypenya. Saya akui kualitas cerita Twilight dan New Moon memang seperti opera sabun dan fokusnya tanggung dimana-mana, tapi Saya tidak bisa bohong kalau ternyata secara aneh Saya bisa menikmati kedua film itu lengkap dengan unsur cheesy nya sebagai guilty pleasure. Benar-benar cheesy-itu hanya rahasia gadis-gadis Cullen yang sampai bisa histeris di gedung bioskop mendengar one liner Cullen sebagai penutup New Moon. Dalam New Moon, manusia serigala berbadan kekar Jacob Black (Taylor Lauter-dengan gaya rambut yang sudah gaul), akan membuka baju untuk membuat penonton gadis bersorak dan menjadi orang ketiga ketika Edward menghilang meninggalkan Bella Swan (Kristen Stewart) sendirian. Sebenarnya ada topik lain dalam New Moon selain cinta segitiga itu, namun Saya memilih untuk tidak membocorkannya. Dengan cerita yang lebih memaksa dari prekuelnya, eksploitasi fisik sempurna aktor aktrisnya yang tiada henti, dan New Moon tetap seperti drama remaja feminin sekalipun sutradara wanita Catherine Hardwicke yang menyutradari Twilight, sudah digantikan oleh Chris Weitz. Paling tidak film ini mengajarkan kalau jangan sampai urusan cinta mengganggu urusan sekolah. Trio Stewart-Pattinson-Lautner sudah menjadi idola remaja, pendapatan New Moon sudah laris manis.

Twilight

Summit Entertaiment
Jenis: Romantis, Horror, Fantasi
Sutradara: Catherine Hardwicke
Pemain: Kristen Stewart, Robert Pattinson, Billy Burke, Ashley Greene
Penulis: Melissa Rosenberg dari novel karya Stephenie Meyer
Sinematografi: Elliot Davis
Musik: Carter Burwell
Durasi: 122 menit
MPAA Rating: PG-13

Juara satu film terbaik tahun 2008 yang diadakan berdasarkan polling harian Jawa Post. Dalam box office, pendapatannya disebut salah satu yang paling menguntungkan sepanjang tahun. Tiba-tiba nama dan wajah Robert Pattinson terpampang dimana-mana. Twilight. Bukan jenis film Saya. Bisa dikatakan film ini overrated. Tetapi setelah Saya selesai menonton, lantas Saya mengerti darimana saja datangnya semua penghargaan itu.

Twilight adalah film gadis. Diangkat dari novel karya Stephenie Meyer yang menjadi best seller, salah satu budaya pop yang baru muncul sejak Harry Potter berhenti menguasai lapangan. Naskahnya sendiri diadaptasi oleh Melissa Rosenberg, sang penulis Step Up. Dan sutradaranya? Kembali dengan anggapan hanya cewek yang tahu bener bahasa visual cewek, dia adalah Catherine Hardwicke, sutradara film Thirteen—Hardwicke di sini kembali memberi peran kepada Nikki Reed yang juga menulis naskah Thirteen. Dan Hardwicke sudah dipecat dari pembuatan sekuel untuk quadriology nya (New Moon, Eclipse dan Breaking Dawn).

Sebenarnya, Twilight adalah cerita romantis remaja biasa (benar-benar biasa, sudah jutaan cerita memiliki inti alur yang sama persis), dengan embel-embel vampire sebagai salah satu formulanya. Malah kalau dirasakan lebih jauh lagi, ceritanya kekurangan darah. Berbicara mengenai jenis film, Twilight adalah film fantasi yang benar-benar memenuhi fantasi setiap gadis sekolahan. Inti kisahnya adalah tentang cinta abadi. Akan ada cinta segitiga, kisah cinta dua makhluk yang berbeda dan tidak sempurna (walaupun fisik mereka sangat sempurna), prnsip mati untuk cinta adalah cara mati yang baik sampai diakhiri dengan malam prom. Nah, apalagi yang Anda harapkan?

Tokoh utama kita adalah Bella (Kristen Stewart), gadis gothic pindahan dari Arizona, yang keberadaannya sebagai siswi baru di sebuah sekolah di Pacific Northwest, membuat ia tampak menjadi nerd yang cantik. Kemudian ia bertemu dengan Edward (Robert Pattinson), salah satu dari lima Cullen bersaudara yang aneh dan mengisolasi diri. Edward adalah laki-laki boysband dengan penampilan grunge—meremehkan perkumpulan manusia di sekitarnya. Ketika mereka ditakdirkan bersama (apa yang Saya bilang tadi, huh?), mereka merasakan sebuah cinta bersemi diantara mereka.

Cukup mengenai hal cinta-cintaan itu, sekarang Bella mengetahui kalau Edward adalah seorang vampire yang modern. Yang memiliki kekuatan super, memiliki kecepatan super, tidak takut terkena cahaya, bisa meneliti bawang, bisa menyetir, mempunyai LCD dan mendengarkan musik Debussy (bukan Bach). Dengan hasratnya untuk memiliki dan meminum darah Bella, Edward menahan diri dan mencoba menjauh dari Bella. Namun sikap posesifnya ini juga membuat Bella terjebak dalam situasi yang berbahaya (Saya jelaskan nanti). Keluarga vampire vegetarian Cullen, kedatangan 3 orang tamu vampire buas (salah satunya adalah vampire Bob Marley). Dan satu dari mereka—yang mengincar Bella, konon katanya merupakan vampire paling hebat yang terlihat dalam 300 tahun terakhir. Saya tidak membuat lelucon ini, tapi itulah kisah Twilight yang novelnya laris 17 juta kopi ini.

Filmnya ringan sekali. Walaupun ini teritori gadis, tetapi siapapun termasuk ibu-ibu juga ternyata bisa menikmati alurnya. Karena apa? Karena kita sudah biasa melihat yang sejenis dalam sinetron di layar televisi—lengkap dengan bonus klise-klise yang sangat khas itu. Begitu juga untuk wanita yang lebih berumur—pasti mereka pernah merasakan pengalaman menonton yang serupa. Beberapa adegan percintaan Twilight terlihat seperti film Bollywood. Tidur di taman dan saling tatap mata, berputar-putar di pohon, kamera yang berputar saat sebuah adegan romantis di tengah-tengah hutan (dengan pemotongan yang mengganggu mata Saya), Anda mengerti kalau sudah menyaksikan sendiri. Wajah tampan dan cantik juga mendominasi film ini. Ketampanan Robert Pattinson, si Cedric Diggory dalam Harry Potter, semakin didramatisir (close up+slow motion=stylish). Lihat dari adegan pertemuan pertama Edward dan Bella di kafetaria sampai ketika mereka resmi mempublikasikan hubungan saat di sekolah, mengingatkan Saya terhadap A Cinderella Story. Edward Cullen—lengkap dengan make up nya yang menakutkan bagi Johnny Depp—bisa disebut tokoh heart throbber baru tahun 2008 mengalahkan Joker versi Heath Ledger.

Oh, dan satu lagi. Film ini memiliki banyak adegan yang buruk, puncaknya adalah sentuhan super aneh pada adegan base ball dengan musik latar Supermassive Black Holes. Didukung juga oleh efek yang kacangan untuk adegan memanjat pohon, terbang, dan bergerak cepat. Bagi tipe penonton MTV, pasti sudah biasa menonton fast forward seperti itu. Dan satu hal menarik yang disentil sedikit adalah pertempuran abadi vampire dan manusia serigala dalam bentuk teman Bella yang termasuk suku Indian.

Kristen Stewart dan Robert Pattinson adalah pasangan yang sangat serasi di layar. Saya mengetahui Kristen sejak Panic Room (dia masih sangat kecil saat itu), lantas Zathura, dan wajah cantiknya sempat terlihat sebentar dalam Into the Wild. Di mata remaja manapun di dunia ini, tampang baru mereka sudah seperti ikon baru,sama halnya dengan Daniel Radcliffe, Emma Watson dan Rupert Grint. Mereka tidak menampilkan performa kelas festival, tapi mereka sudah melekatkan figurnya sebagai dua ikon penting. Ketika mereka terlihat bersama di layar, siapa pun tidak akan mengalihkan pandangan mereka.

Lantas mengapa kesuksesan Twilight menjadi kolosal seperti ini? Selain tokoh Edward dan Bella menjadi lebih disayangi fans fanatiknya, mereka membuat gadis percaya akan cinta sejati. Karena tokoh Edward dan Bella yang penuh perbedaan, mereka saling terikat (entah bagaimana perasaan itu bisa muncul, tidak dijelaskan dengan cukup gamblang, dan pasti akan sangat sulit dijelaskan karena hal seperti itu perlu keajaiban untuk direalisasikan di dunia nyata). Dua orang tidak terkenal saling jatuh cinta. Mereka bertindak seolah-olah dunia milik mereka berdua.

Sunday, March 20, 2011

Neville Longbottom

 

Neville Longbottom (lahir pada tanggal 30 Juli 1980) adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J. K. Rowling.
Neville adalah murid Hogwarts yang ditempatkan di Asrama Gryffindor, dan memiliki ingatan yang parah sekali dan merupakan murid tersial. Ia sering lupa tangga mana yang tidak boleh diinjak, lupa membawa sesuatu dari rumah, lupa kata kunci masuk ke Asrama dan sebagainya. Hal ini kemungkinan disebabkan karena ia tinggal bersama neneknya yang galak. Neville berbagi kamar tidur dengan Harry Potter, Ron Weasley, Seamus Finnigan dan Dean Thomas.
Pelajaran yang paling dikuasai Neville adalah Herbology, dan yang paling buruk adalah Ramuan (ketakutannya pada Snape membuat pelajaran ini seratus kali lebih buruk). Neville memiliki seekor katak peliharaan bernama Trevor, yang merupakan hadiah dari kakek buyutnya, Algie, karena ia berhasil diterima di Hogwarts.
Neville sebenarnya bisa jadi adalah anak yang dimaksud dalam Ramalan yang dibuat Sybill Trelawney, namun Voldermort ternyata menandai Harry sebagai tandingannya.
Neville diperankan oleh Matthew Lewis dalam film-film adaptasi Harry Potter.
Keluarga Neville: Keluarga Longbottom adalah salah satu dari sedikit keluarga penyihir berdarah-murni yang masih ada. Orang tua Neville adalah Frank dan Alice Longbottom. Mereka berdua Auror dan anggota awal dari Orde Phoenix. Mereka disiksa oleh Pelahap Maut, terutama Barty Crouch Jr. dan Bellatrix Lestrange, dengan Kutukan Cruciatus sampai mereka kehilangan ingatan dan dirawat di bangsal tertutup Rumah Sakit St Mungo untuk Penyakit dan Luka-Luka Sihir. Nenek Neville, Augusta, merawat Neville Sejak kecil. Augusta adalah orang yang keras, disiplin dan perfeksionis, dan tampaknya buta akan keinginan cucunya. Ketika Augusta tahu bahwa Neville tidak pernah menceritakan soal orang tuanya pada teman-temannya, dia beranggapan Neville malu terhadap mereka; dan ketika Alice memberi Neville bungkus permen, dia menyuruh untuk membuangnya (tapi Harry yakin ia melihat Neville memasukkan bungkus itu ke kantongnya). Augusta menginginkan Neville mengikuti jejak ayahnya, tanpa melihat kemampuan dan keinginan Neville sendiri. Ketika Neville mengatakan pada McGonagall bahwa neneknya menganggap Mantra 'kurang oke', McGonagall mengatakan, Sudah waktunya nenekmu belajar bangga akan cucu yang dimilikinya, daripada cucu yang menurutnya seharusnya dimilikinya.
Neville memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga Black. Callidora Black, cucu dari Phineas Nigellus, menikah dengan Harfang Longbottom. (Kemungkinan Neville juga memiliki kekerabatan dengan keluarga Potter, Prewett, Crouch, Weasley dan bahkan keluarga Pelahap Maut lainnya, karena semua keluarga penyihir berdarah-murni saling berhubungan).
Kehilangan orang tua akibat menderita kegilaan, sangat memengaruhi Neville. Misalnya saat Moody palsu menunjukkan tentang Kutukan-Tak-Termaafkan di depan kelas. Harry telah mengetahui tentang orang tua Neville sejak tahun keempat, namun berjanji pada Dumbledore untuk merahasiakannya. Dalam Harry Potter and the Order of the Phoenix, Harry, Ron, Hermione, dan Ginny melihat Neville mengunjungi orang tuanya di St.Mungo. Mereka tetap merahasiakannya, dan Neville hanya pernah menyinggung hal ini satu kali.
Neville juga memiliki seorang kakek (adik Augusta), Algie, yang seringkali disebutkan, dan memberinya Trevor, yang tampaknya selalu ingin melepaskan diri dari Neville. Algie-lah yang mendorong Neville dari dermaga, dan menjatuhkan Neville dari jendela untuk memancing kekuatan sihirnya. Tapi Algie tidak pernah muncul sampai dengan Buku Keenam.
 
Sifat dan Kepribadian: Ketidakpercayaan diri Neville sangat memengaruhi kemampuannya sebagai penyihir-yang-masih-belajar; biarpun berdarah murni, Neville tidak menunjukkan kemampuan sihirnya sehingga seringkali mendapat kesulitan. Meski demikian, kadang-kadang muncul kekuatan tersembunyi dan potensial di saat yang tak terduga, misalnya berhasil menjungkirkan Profesor Flitwick di kelas, dan kemajuan pesat yang diperlihatkan Neville pada praktek Pertahanan terhadap Ilmu Hitam di Laskar Dumbledore. Neville menggunakan tongkat sihir ayahnya, yang kemungkinan menjadi salah satu faktor pendukung, karena di dunia sihir dalam Harry Potter "tongkatlah yang memilih penyihir" – bukan sebaliknya. Neville juga memiliki tekad kuat, misalnya di Harry Potter dan Batu Bertuah ketika ia menghalangi Ron, Harry, dan Hermione untuk keluar dari Ruang Rekreasi Gryffindor dan kemudian di Harry Potter dan Orde Phoenix.
Neville juga dikenal karena sangat pelupa; ia mencoba menggunakan Remembral di awal seri, tapi tidak pernah ingat apa yang dilupakannya. Kemungkinan penyakit lupa pada Neville ini diakibatkan efek dari jampi memori yang dikenakan padanya karena ia menjadi saksi penyiksaan kedua orang tuanya.
 
Neville Dalam Harry Potter dan Orde Phoenix: Dalam Harry Potter and the Order of the Phoenix peran Neville dalam cerita semakin besar. Kemampuan sihirnya meningkat, seperti yang ia tunjukkan dalam latihan LD. Tampaknya Neville berniat membalaskan dendam untuk orang tuanya, terutama setelah Lestrange kabur dari Azkaban. Ketika berhadapan dengan Bellatrix Lestrange di Kementerian Sihir, Neville dikuasai kemarahan yang nyaris menjatuhkan seorang Pelahap Maut yang memeganginya. Neville juga memegang peranan kunci ketidaktahuan Voldermort untuk mengetahui Ramalan tentang Voldermort dan Harry, karena dia tahu persis bahwa Ramalan tersebut pecah di depan matanya.
Dumbledore di akhir cerita mengungkapkan pada Harry bahwa yang dimaksud dalam Ramalan yang dibuat oleh Sybill Trelawney itu bisa saja mengacu pada Neville, karena Harry dan Neville sama-sama lahir di akhir bulan Juli, dan orang tua mereka juga sama-sama menentang Voldemord. Namun bagian yang tidak diketahui Voldermort adalah: …dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan… Dan kenyataannya, Voldermort menandai Harry sebagai tandingannya, bukannya Neville, sehingga bagi Dumbledore jelaslah siapa yang dimaksud sebagai 'Sang Terpilih'.
 
Neville Dalam Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran: Di atas Hogwarts Express, Neville yang satu kompartemen dengan Harry dan Luna bercerita bahwa dia mengira neneknya akan marah setelah kejadian di Departemen Misteri, namun ternyata sebaliknya. Neneknya justru senang dan membelikannya tongkat sihir baru, kayu ceri dan rambut Unicorn, salah satu dari tongkat terakhir yang dijual Mr. Ollivander sebelum dia menghilang. Neville diundang ke acara makan siang Horace Slughorn di kereta bersama karena orang tuanya, namun Neville tidak nyaman berbicara tentang orang tuanya dengan Slughorn.
Nilai O.W.L Neville adalah : "Outstanding" untuk Herbology, "Exceeds Expectations" untuk Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam, "Acceptable" di Transfigurasi (yang tidak diijinkan McGonagall untuk meneruskan kelas NEWT-nya) dan "Exceeds Expectations" untuk Mantra. Neville tidak berencana mengambil kelas Mantra, karena neneknya tidak setuju, namun McGonagall berhasil membujuknya untuk tidak mengindahkan keinginan neneknya.
Neville kecewa karena pertemuan Laskar Dumbledore tidak diteruskan, karena ia menganggap latihan-latihan tersebut telah membantunya (dan anggota lain) meningkatkan kemampuan sihir mereka. Dalam Pertempuran di Hogwarts, Neville adalah salah satu dari sedikit anggota LD yang turut andil dalam pertempuran melawan Pelahap Maut (karena mungkin hanya Neville dan Luna yang senantiasa membawa-bawa dan mengecek koin LD mereka).
Neville tidak pernah tahu bahwa ada kemungkinan dialah yang dimaksud dalam Ramalan dan dia juga tidak tahu bagaimana sebenarnya isi dari Ramalan tersebut.

Neville dalam Harry Potter dan Relikui Kematian: Di novel yang terakhir ini, Neville merupakan salah seorang pemimpin dari Laskar Dumbledore yang tersisa di Hogwarts. Bersama-sama Ginny Weasly dan Luna, mereka berusaha mencuri Pedang Gryffindor yang digantung di dinding ruang kepala sekolah Hogwarts yang ditempati Severus Snape, tetapi tidak berhasil.
Neville adalah salah seorang pahlawan yang menghancurkan Horcrux Lord Voldemort yang terakhir, yaitu ularnya yang bernama Nagini dengan Pedang Gryffindor pada Pertempuran Hogwarts ke-2. Pada akhir cerita, di tahun 2017, ia telah menjadi profesor di Hogwarts, sebagai guru Herbology.





Karakter Harry Potter
Neville Longbottom
AsramaGryffindor
KeturunanPure-blood
Diperankan olehMatthew Lewis
Pemunculan pertamaHarry Potter and the Philosopher's Stone

Draco Malfoy

Draco Mal.JPG

Tom Felton as Draco Malfoy
in Harry Potter and the Prisoner of Azkaban
Draco Malfoy
Jenis kelaminLaki-laki
Warna rambutPirang
Warna mataAbu-abu
AsramaSlytherin
KeturunanDarah Murni
Diperankan olehTom Felton
Pemunculan pertamaHarry Potter dan Batu Bertuah.


Draco Malfoy adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling.

Draco adalah anak dari pasangan Lucius dan Narcissa Malfoy. Mengikuti jejak orangtuanya, Draco menjadi Pelahap Maut.

Pembaca pertama kali diperkenalkan dengan tokoh Draco ketika Harry tengah berbelanja keperluan Hogwartsnya di toko Madam Malkin. Waktu itu Draco dan Harry belum resmi berkenalan, tapi kita tahu kemudian bahwa Draco-lah yang dijumpai Harry ketika ia sedang membeli jubahnya.

Sikap sombong yang ditunjukkan Draco menyebabkan Harry tidak menyukainya, terlebih sesampainya di Hogwarts, Draco menunjukkan ketidaksukaannya pada Ron dan Hermione. Hal ini membuat Harry semakin tidak menyukainya.
Di tahun ketiganya di Hogwarts, Draco turut andil dalam memenjarakan Hagrid ke Azkaban dan pemecatannya sebagai guru Pemeliharaan Satwa Gaib di Hogwarts.
Di tahun keempatnya, Draco dan kroninya menjadi sumber utama untuk artikel Rita Skeeter di Daily Prophet.
Di tahun keenam, Draco (yang diyakini Harry telah menjadi Pelahap Maut untuk menggantikan ayahnya yang tertangkap oleh Kementerian Sihir) mendapat tugas dari Voldermort. Tidak dijelaskan apa pastinya tugas Draco, namun ia ditugaskan untuk membunuh Dumbledore. Draco berusaha sepanjang tahun tersebut. Pertama ia menggunakan kalung yang sudah dikutuk yang diberikan kepada Madam Rosmerta, kemudian Katie Bell yang dalam pengaruh Kutukan Imperius. Usaha keduanya adalah melalui botol mead yang nyaris membunuh Ron. Menjelang akhir cerita, Draco berhadapan dengan Dumbledore di Menara Utara. Dumbledore berusaha membujuk Draco untuk mengurungkan niatnya, bahkan menawarkan perlindungan kepada Keluarga Malfoy. Namun di tengah keraguannya itu, Snape mengambil alih tugas Draco dan membunuh Dumbledore.
Namun sepertinya Malfoy tidak melanjutkan sekolah di tahun ke tujuhnya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kejadian yang menimpa dirinya. Seperti kaburnya dia bersama Severus Snape, guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang sangat dihormatinya, dari Sekolah Sihir Hogwarts dan menjelajahi hutan petualangan yang gelap dan suram.

•Scorpius Malfoy: Scorpius Malfoy adalah putra dari Draco Malfoy dan Astoria Greengrass. Scorpius juga adalah cucu laki-laki dari Lucius Malfoy dan istrinya Narcissa Malfoy (terlahir Black). Scorpius ditampilkan pertama kali dalam epilog buku novel terakhir penulis Inggris J.K Rowling pada 19 tahun kemudian setelah pertempuran di Hogwarts yang akan memulai tahun pertamanya.

Monday, March 07, 2011

Seputar Harry Potter

Dunia Harry Potter: Dunia sihir dalam kisah Harry Potter adalah dunia yang ada di dunia kita sekarang tapi juga sekaligus terpisah sama sekali secara sihir. Kalau diperbandingkan, dalam kisah fantasi Narnia dunia sihirnya merupakan dunia alternatif, sementara dalam Lord of the Rings Bumi-Tengah Muggle, misalnya: Keluarga Dursley). merupakan dunia mite pada masa lampau. Lingkungan sihir Harry Potter dikisahkan berada di tengah-tengah dunia kita saat ini, dengan benda-benda sihir yang mirip dengan benda-benda di lingkup non-sihir. Lembaga-lembaga dan lokasi-lokasinya pun mirip atau malah sama dengan yang berada di dunia nyata, seperti London. Lingkungan sihir sama sekali tidak dapat terlihat oleh populasi non-sihir. Bakat sihir adalah kemampuan alami yang telah ada sejak lahir, tidak dapat muncul karena dipelajari. Mereka yang memiliki bakat sihir harus mengikuti pelajaran di sekolah-sekolah seperti Hogwarts untuk dapat menguasai dan mengontrolnya. Namun demikian, ada kemungkinan anak-anak yang lahir di keluarga penyihir yang hanya memiliki sedikit bakat sihir atau malah tidak ada sama sekali (disebut "Squibs", misalnya Mrs. Figg, Argus Filch). Para penyihir belum tentu dilahirkan dalam keluarga penyihir, dan banyak dari mereka yang dilahirkan dari orang tua (para Muggle) yang sama sekali tidak mengenal sihir. Mereka yang murni berdarah penyihir seringkali tidak terbiasa dengan dunia Muggle, malah terasa lebih aneh bagi mereka ketimbang kita memandang dunia mereka. Namun demikian, dunia sihir dan elemen-elemennya yang menakjubkan itu digambarkan sebagai dunia-yang-sangat-mirip-dengan-dunia-nyata. Salah satu tema utama dalam novel ini adalah keberadaan dunia sihir dan dunia biasa; di mana para tokohnya hidup dalam lingkungan yang memiliki masalah-masalah yang "normal", sekalipun mereka hidup di antara sihir.
 
Tentang penciptaan Harry Potter: Ide tentang Harry Potter pertama kali tercetus dalam pikiran J. K. Rowling ketika menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Pada waktu itu, dia baru saja bercerai dan mengambil inisiatif untuk menjadikan Harry Potter sebagai inspirasi hidupnya. Dia menghabiskan waktu di dalam perjalanannya itu dengan memikirkan plot yang lengkap tentang ceritanya itu. Di situs webnya, Rowling menceritakan pengalamannya itu:

“ Saya telah menulis hampir tanpa jeda sejak umur enam tapi sebelumnya saya tidak pernah merasa begitu bergairah akan suatu gagasan. Saya hanya duduk dan berpikir, selama empat jam (menunggu keterlambatan kereta api), dan semua detel bermunculan di otak saya, dan anak laki-laki ceking berambut hitam dan berkaca mata yang tidak menyadari bahwa ia adalah seorang penyihir menjadi semakin lama semakin nyata bagi saya. ”

Pada tahun 1995, buku pertama berjudul Harry Potter and Philosopher's Stone Bahasa Indonesia sebagai Harry Potter dan Batu Bertuah) selesai dibuat dan naskahnya dikirimkan ke beberapa agen. Agen kedua yang dicobanya, Christopher Little, menawari untuk mewakilinya dan mengirimkan naskah itu ke Bloomsbury. Setelah delapan penerbit lainnya menolak Philosopher's Stone, Bloomsbury menawarkan uang muka £3.000 untuk menerbitkannya. Walaupun Rowling menyatakan bahwa ia tidak memiliki target khusus mengenai umur pembacanya ketika ia mulai menulis buku-buku Harry Potter, penerbitnya pada permulaannya telah menetapkan target pembacanya antara umur sembilan hingga sebelas. Pada malam sebelum penerbitan, Joanne Rowling diminta oleh penerbitnya untuk menggunakan nama samaran yang lebih netral-jender, supaya dapat menarik anak laki-laki dalam jangkauan umur tersebut, karena mereka khawatir bahwa anak laki-laki tidak akan tertarik membaca novel yang mereka ketahui ditulis oleh seorang wanita. Ia memilih untuk menggunakan nama J. K. Rowling (Joanne Kathleen Rowling), mengambil nama neneknya sebagai nama keduanya, karena ia tidak memiliki nama tengah. Buku pertama Harry Potter diterbitkan di Britania Raya oleh Bloomsbury pada Juli 1997. Di Amerika Serikat buku ini diterbitkan oleh Scholastic pada September 1998, di mana Rowling menerima $105.000 untuk hak penerbitan Amerika Serikat — sebuah nilai yang tidak biasa bagi sebuah buku anak-anak yang dikarang oleh pengarang yang tidak dikenal (pada saat itu). Khawatir bahwa para pembaca di Amerika tidak mengerti kata "philosoper" atau tidak menganggapnya sebagai tema magis (karena "Philosoper's Stone" atau Batu Filsur adalah kata dalam bidang alkimia), Scholastic bersikeras untuk mengganti nama buku itu menjadi Harry Potter and the Sorcerer's Stone untuk pasar Amerika. Selama hampir satu dasawarsa, Harry Potter telah mengalami kesuksesan besar, tidak hanya karena resensi yang positif dan strategi pemasaran penerbit Rowling, tetapi juga karena pembicaraan dari mulut ke mulut di antara para penggemarnya, terutama di antara para remaja laki-laki. Kalangan remaja laki-laki ini menjadi penting, karena selama bertahun-tahun kalangan ini semakin tidak tertarik dengan bacaan yang dianggap ketinggalan zaman ketimbang video game dan internet. Penerbit Rowling berhasil menangkap kegairahan di kalangan remaja laki-laki ini dan segera merilis keempat buku pertama berturut-turut secara cepat, sehingga kegairahan mereka tidak sempat meredup ketika Rowling bermaksud untuk istirahat menulis di antara rilis Harry Potter dan Piala Api Harry potter dan Ordhie Phoenix, dan dengan segera terbentuklah grup pembaca yang loyal. Seri ini juga mendapatkan para penggemar dewasa, dengan diterbitkannya dua edisi untuk setiap buku Harry Potter (di Kanada dan Britania Raya, tapi tidak di Amerika Serikat). Keduanya memiliki naskah yang sama persis, tetapi dengan sampul yang berbeda, untuk masing-masing edisi anak-anak dan dewasa.

Ringkasan plot: Kisah dibuka dengan perayaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya. Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh. Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.
Publikasi Buku The Half-Blood Prince sebelum tanggal peluncuran: Publikasi besar-besaran Half-Brood Prince diwarnai dengan kontroversi yang tak terelakkan dan tidak terduga sebelumnya. Pada Mei 2005, para petaruh di Inggris menangguhkan taruhan mengenai tokoh utama mana yang akan tewas dalam buku tersebut karena kekhawatiran akan adanya petaruh dengan pengetahuan orang-dalam. Sejumlah taruhan besar dibuat untuk kematian Albus Dumbledore, kebanyakan berasal dari Bungay, Suffolk, tempat di mana buku-buku tersebut dicetak. Pertaruhan kemudian dibuka kembali. Kontroversi lainnya termasuk "hak membaca" buku-buku Potter yang tidak sengaja terjual sebelum tanggal peluncurannya, masalah lingkungan mengenai sumber dari kertas yang dipergunakna untuk mencetak jutaan buku tersebut, dan reaksi penggemar terhadap perkembangan plot dan pengungkapan dalam novel tersebut. Pada awal Juli 2005, Real Canadian Superstore, sebuah toko retail besar di Coquitlam, British Columbia, Kanada, secara tidak sengaja menjual empat belas buku The Half-Blood Prince sebelum tanggal peluncuran yang resmi. Penerbit Kanada, Raincoast Books, mendapatkan perintah keras dari Mahkamah Agung British Columbia untuk melarang pembelinya membaca buku-buku tersebut sebelum tanggal rilis resmi dan melarang mereka untuk membicarakan isinya. Para pembeli tersebut ditawari sebuah kaus Harry Potter dan buku yang telah ditandatangani penulisnya jika mereka mengembalikan buku-buku itu sebelum 16 Juli 2005. Pada 15 Juli 2005, kurang dari 12 jam sebelum buku ini resmi diluncurkan, Raincoast memperingatkan koran The Globe and Mail yang mempublikasikan sebuah resensi dari seorang penulis Kanada pada tengah malam, sebagaimana dijanjikan koran tersebut, sebagai pelanggaran atas perintah pengadilan akan kerahasiaan perdagangan. Perintah pengadilan ini dengan segera menjadi berita di berbagai artikel berita yang menyatakan bahwa perintah itu telah melanggar hak-hak asasi. Seorang guru besar hukum Kanada, Michael Geist mengomentari masalah ini dalam weblognya. Richard Stallman, seorang aktivis lingkungan dan pendiri GPL menyerukan pemboikotan, dan meminta penerbitnya untuk meminta maaf. The Globe and Mail mempublikasikan resensi dari dua orang penulis dari Inggris pada edisi 16 Juli, dan mempublikasikan resensi dari penulis asal Kanada tadi pada situs web mereka pada pukul 9 pagi. Penjelasan juga tersedia di situs web Raincoast. Selain kontroversi tersebut di atas, pada minggu yang sama, sebuah toko swalayan Chicago, Walgreens, secara tidak sengaja juga menjual sebuah buku tersebut. Ketika si pembeli membaca mengenai insiden di Kanada di Internet, pembeli ini menyatakan bahwa ia tidak akan mengembalikan buku tersebut, tapi ia tidak akan membaca novel tersebut hingga tanggal rilis Amerika Serikat.
 
Kesuksesan komersial: Seri film Harry Potter adalah sebuah seri film fantasi berdasarkan novel Harry Potter karya seorang penulis berkebangsaan Inggris, J. K. Rowling. Film ini merupakan salah satu film dengan keuntungan kotor terbesar sepanjang masa senilai $3,5 miliar, di bawah serial-serial James Bond ($4,3 miliar) dan Star Wars ($6 miliar). Namun demikian, seri Harry Potter merupakan film dengan keuntungan kotor terbesar di dunia untuk kategori film yang diadaptasi dari buku, dan mengalahkan trilogi film The Lord of the Rings ($2,9 miliar).

Harry Potter and the Deathly Hallows

Harry Potter and the Deathly Hallows adalah film fantasi yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya J. K. Rowling. Film ini dibagi menjadi dua bagian dan masing-masing akan dirilis pada tahun 2010 dan 2011. Film ini adalah film ketujuh dan terakhir dari seri film populer Harry Potter. Pengambilan gambar dimulai pada Februari 2009.
Bagian pertama film ini direncanakan akan dirilis pada 19 November 2010.[1] Bagian kedua pada 15 Juli 2011.[2] Kedua film ditulis oleh Steve Kloves, yang juga menulis film pertama dan keenam, dan disutradarai oleh David Yates, yang juga menyutradarai film kelima dan keenam. David Heyman dan David Barron adalah produser kedua film.
Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage
guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan
telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.
Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.
Bersama-sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke The Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung hantu Harry,terbunuh oleh kutukan pembunuh George Weasley kehilangan sebelah telinganya Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort sendiri
Belakangan, Harry mendapatkan penglihatan mengenai pelariannya; tongkat sihirnya telah bereaksi dengan tongkat sihir pinjaman Voldemort, menghancurkannya, dan ia juga kemudian mendapatkan penglihatan ketika Voldemort menanyai Ollivander si pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.
Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Delumintaor untuk Ron,buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione ,dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Ketiganya berusaha mencari tahu apa dibalik ketiga benda yang diberikan kepada mereka itu.
Sehari kemudian adalah hari pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley . Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih Kementerian Sihir; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry.
Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk liontin itu di gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore,ia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam proses itu Pada akhirnya, mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge .
Setelah selama satu bulan memata-matai Kementerian Sihir, ketiganya berhasil mengambil Horcrux dari Umbridge . Dalam prosesnya, tempat persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak dapat lama tinggal di suatu tempat.
Dalam waktu beberapa bulan berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa pedang Godric Gryffindor sebenarnya adalah palsu, dan ada yang melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian berselisih paham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry dan Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari tahu apakah Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.
Di Godric's Hollow, keduanya mengunjungi tempat pemakaman keluarga di mana keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan Di Godric's Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, seorang kawan lama Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot mereka menemukan gambar penyihir hitam Grindelwald, sanak Bagshot, yang pada masa lalu adalah kawan masa kecil Albus Dumbledore. Namun demikian, ternyata mereka terperangkap, karena "Bagshot" itu merupakan penjelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berhasil melarikan diri dari Voldemort, tetapi tongkat sihir Harry hancur dalam kejadian itu.

Dalam pelarian mereka, Harry akhirnya menemukan bahwa pedang Godric Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan. Ia menyelam ke dalamnya dan mendapati pedang dan kalung liontin Horcrux Voldemort. Kalung itu mencoba mencekik Harry dan hampir menenggelamkannya hingga mati kalau tidak ditolong oleh Ron yang kembali. Keduanya menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.

Ketiganya kemudian berbicara kepada Xenophilius Lovegood , ayah Luna Lovegood, dan menanyakan kepada mereka mengenai lambang Grindelwald yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mendapatkan kisah penyihir kuno mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya - tongkat sihir yang tak terkalahkan (Elder Wand), batu sihir yang dapat menghidupkan kembali yang telah mati (Resurrection Stone), dan Jubah Gaib
yang tidak lekang oleh waktu. Harry menyadari
bahwa jubah yang dimilikinya adalah adalah Jubah Gaib, dan segera menemukan bahwa Lovegood telah berkhianat dan menyerahkan mereka ke Kementerian. Luna, putrinya, telah ditawan dan Xenophilius berpikir untuk menyerahkan Harry Potter sebagai ganti tawanan. Ketiganya meloloskan diri dan berpikir untuk mengumpulkan ketiga benda sihir Deathly Hallows , untuk mengalahkan Voldemort.

Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap dan dibawa ke rumah Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan diinterogasi oleh Bellatrix Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka memperoleh pedang Godric Gryffindor, karena ia berpikir bahwa mereka telah mencurinya dari lemari besinya di Gringotts. Di bawah tanah, Harry dan Ron dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook, pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam usaha meloloskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian terbunuh karena tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat Voldemort tanpa berhasil ditolong oleh Ron dan Harry. Mereka berdua kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang tewas dibunuh oleh Bellatrix.

Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari rencana baru. Ia menanyai Ollivander mengenai Elder Wand dan mendapati bahwa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Ia berusaha untuk mencegah Voldemort mengambilnya dari makam Dumbledore. Dibantu Griphook, Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gingrott's. Di sana mereka menemukan satu lagi Horcrux, piala Hufflepuff. Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang Godric Gryffindor. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri, tetapi Voldemort menyadari bahwa mereka mencari Horcrux-Horcruxnya.
Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka; ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya. Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcurxnya disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Secara ceroboh, Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux terakhir berada di Hogwarts. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, mereka disudutkan oleh para Pelahap Maut dan diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Setelah menyelamatkan jiwa Draco Malfoy, Harry menemukan Mahkota Ravenclaw tersembunyi di Kamar Kebutuhan dan benda itu dihancurkan.

Di Shrieking Shack, mereka mendapati Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian karena bagaimanapun juga hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah akan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Pada akhirnya, setelah Nagini dibunuh oleh Neville, Voldemort kemudian terbunuh setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kadavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri oleh Elder Wand.

Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19 tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasius kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan...

Selesai..

Which of your Favorite football team in Europe?

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More